Kolaborasi Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Perkuat Literasi Kecerdasan Artifisial melalui AI Ready ASEAN for Public

Jurusan Tadris Matematika Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon berkolaborasi dengan Program Studi Tadris Matematika FITK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan dalam menyelenggarakan kegiatan AI Ready ASEAN for Public. Kegiatan yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 26 Juni 2026 ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi kecerdasan artifisial bagi masyarakat. Program tersebut merupakan hasil sinergi bersama AI Ready ASEAN, ASEAN Foundation, serta didukung oleh Google.org. Peserta memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan secara gratis, mengakses AI Class ASEAN, serta memperoleh sertifikat 12 Jam Pelajaran (JP) dari ASEAN Foundation setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan.

Kegiatan dibuka oleh Arif Abdul Haqq, S.Si., M.Pd., selaku Ketua Program Studi Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Sambutan juga disampaikan oleh Santika Iya Dian Pramesti, M.Pd., selaku Ketua Program Studi Tadris Matematika FITK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, yang menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperkuat kompetensi digital masyarakat. Kedua pimpinan program studi menyampaikan bahwa kecerdasan artifisial telah menjadi bagian penting dalam perkembangan dunia pendidikan, penelitian, dan berbagai sektor profesional. Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka lebih banyak ruang pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pada era transformasi digital.

Sesi utama menghadirkan Roundol Tul Jannah, S.Pd., M.Han. , selaku Program Officer AI Ready ASEAN Mafindo, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan membahas konsep dasar kecerdasan artifisial, etika penggunaan AI, serta berbagai peluang pemanfaatannya dalam dunia pendidikan dan kehidupan sehari-hari. Pembahasan juga mengajak peserta untuk memahami pentingnya penggunaan teknologi AI secara bijaksana, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemanfaatan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan, diskusi, dan tanggapan yang muncul selama sesi berlangsung.

Pelaksanaan pelatihan didukung oleh Aco Lele, S.Kom., M.M. dan Dia Ageng Fernando sebagai trainer yang memandu peserta dalam mengenal berbagai platform berbasis AI melalui praktik secara langsung. Pendampingan yang diberikan membantu peserta memahami penerapan teknologi AI untuk mendukung pembelajaran, penyelesaian tugas, serta peningkatan produktivitas kerja. Jalannya kegiatan dipandu oleh Desta Ardiansyah selaku Master of Ceremony (MC) yang menjaga suasana tetap interaktif dan komunikatif. Interaksi antara narasumber, trainer, dan peserta menciptakan proses pembelajaran yang aktif serta memberikan pengalaman belajar yang lebih aplikatif.

Kolaborasi antara Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon dan Tadris Matematika UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung penguatan literasi kecerdasan artifisial di Indonesia. Sinergi dengan AI Ready ASEAN, ASEAN Foundation, dan Google.org menjadi langkah strategis dalam memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan digital yang berkualitas. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi yang adaptif, inovatif, serta mampu memanfaatkan teknologi AI secara etis dan bertanggung jawab. Jurusan Tadris Matematika UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon bersama Program Studi Tadris Matematika FITK UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan akan terus mengembangkan kolaborasi akademik yang mendukung peningkatan kompetensi digital dan daya saing sumber daya manusia di tingkat nasional maupun internasasional.

Scroll to Top